Today's History 30 January 1951 - Ferdinand Porsche Died
By Chaca Atmika - Saturday, November 10, 2012
Insinyur otomotif asal Jerman, Ferdinand Porsche lahir pada 3 September 1875 di Maffersdorf, Austria. Pada usia muda, ia memiliki ketertarikan dalam bidang teknologi, terutama dengan listrik. Di usia 18 tahun, ia bekerja pada sebuah perusahaan listrik di Wina bernama Brown Boveri. Berkat kemampuannya, Ferdinand menjadi insinyur kendaraan sukses di tahun 1931. Pada tahun yang sama ia mendirikan perusahaan mobil Porsche. 3 tahun kemudian, ia terlibat dalam proyek mobil rakyat Adolf Hitler. Selama perang dunia II, Porsche dan putranya disadap oleh Hitler untuk menghasilkan tank berat untuk program Tiger. Namun ketika perang berakhir pada 1945, Porsche ditangkap oleh tentara Perancis dan dipaksa untuk menjalani hukuman penjara selama 22 bulan. Ferdinand Porsche meninggal pada tanggal 30 Januari 1951 pada usia 75 tahun di Stuttgarr, Jerman. Hampir 60 tahun kemudian, di tahun 2009, Museum Porsche dibuka di Zuffenhausen, sebuah daerah di pinggiran kota Stuttgart.
Philip David Charles Collins lahir di London pada 30 Januari 1951. Kehadirannya dalam dunia musik cukup menonjol pada era 80-an. Kecintaannya pada musik di mulai pada usia 5 tahun, ketika orang tuanya memberikan mainan gendang. Usia 12 tahun, Phil akhirnya memiliki satu set drum yang selalu ia mainkan. Phil memulai karir musik sebagai seorang drumer dalam grup Falming Youth. Di tahun 1976, ia menjadi vokalis utama Genesis dan menggantikan Gabriel yang memilih bersolo karir. Tidak seperti pendahulunya, Phil tidak mendominasi panggung dengan kostum yang rumit. Perlahan-lahan aliran musik Genesis juga mulai berubah dari konsep awal dan lebih terdengar radio-friendly. Musisi yang sudah banyak mencetak hits dan meraih penghargaan ini memutuskan bersolo karir di tahun 1996. Pada bulan Maret 2011, Phil mengalami masalah kesehatan pada tulang belakang yang memaksa dia untuk berhenti bermain drum dan mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia musik.
Mohandas Karamchan Gandhi atau yang lebih dikenal dengan Mahatma Gandhi lahir di Porbandar, Kathiawar, India pada 2 Oktober 1869. Saat remaja, Gandhi pindah ke Inggris untuk mempelajari hukum. Setelah ia menjadi pengacara, Gandhi pergi ke Afrika Selatan, di mana dia mengalami diskriminasi ras yang dinamakan apartheid. Gandhi memutuskan untuk menjadi aktivis politis agar dapat mengubah hukum-hukum yang diskriminatif tersebut. Ia pun membentuj sebuah gerakan non kekerasan. Gandhi selalu mencontohkan bahwa kita dapat melawan ketidakadilan tanpa melakukan kekerasan. Ia mengembangkan idenya yang disebut ahimsa dan mengajarkan orang-orang India yang hidup di sana untuk mengatasi berbagai ketidak adilan yang mereka alami. Pada 30 Januari 1948, di usia yang ke 78 tahun, Gandhi dibunuh oleh seseorang lelaki Hindu yang marah karena menganggap Gandhi terlalu memihak kepada Muslim. Ia ditembak oleh pistol dengan jarak yang cukup dekat.
29 Januari 1954, Oprah Gail Winfrey lahir di Kosciusko, Mississippi. Tahun 1976, ia memulai karir sebagai pembawa acara TV Baltimore dan kemudian dipromosikan sebagai pendamping pemandu acara bincang-bincang People Are Talking. Selama 8 tahun bergabung bersama acara yang mempopulerkan namanya, Winfrey direkrut oleh sebuah stasiun TV Chicago untuk membawakan acara bertajuk AM Chicago. Lalu di tahun 1986, The Oprah Winfrey Show menjadi debut nasional pertamanya dan meraih sukses dengan cepat. The Oprah Winfrey Show menjadi pertunjukkan paling populer di televisi kala itu. Oprah menjadi wanita kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan dan menjadi bintang dengan bayaran tertinggi. Tak hanya sebagai pembawa acara, di tahun 2000, Oprah juga menjadi pendiri majalah O The Oprah Magazine, sebuah majalah bulanan yang menjadi gaya hidup wanita saat itu. Sudah meraup kesuksesan dalam hidupnya, Oprah tak melupakan komitmennya terhadap kemanusiaan dan perjuangannya dalam mendukung kesetaraan. Ini ia buktikan dengan dukungannya terhadap kaum minoritas, setelah terjadinya tragedi 11 September. Pada November 2013, Winfrey telah menerima medali kehormatan tertinggi rakyat sipil, Presidential Medal of Freedom oleh Presiden Barack Obama atas kontribusinya untuk negara.
Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi.
Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.
Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu. Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}.
Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.